menu utama
perkuliahan
log-in area
Username
Password
 
kunjungan
Pengunjung ke-7205Hari ini : 1 orangBulan ini : 23 orangTahun ini : 72 orangTotal : 7.205 orang
beranda
Posted : 21 Mei 2014 pada 08:46:24 WIB | Dunia Akuntansi | Dibaca : 128 orang | Disukai : 1 orang
TATA KELOLA KORPORAT

PENDAHULUAN
Pengembangan dan implementasi strategi korporat telah lama dipahami sebagai tanggungjawab eksekutif senior. Pengelola tidak hanya diharapkan untuk mengedepankan keahlian dan visi dalam memimpin korporat, namun juga memberikan perhatian penuh pada kepentingan stakeholder. Oleh karena itu, pengelola diharapkan memiliki kedisiplinan dalam kepemimpinan mereka dan bertindak tepat. Beberapa permasalahan muncul dalam beberapa dekade waktu. Tahun 1970-an, pengelolaan korporat dikritik karena tidak melingkupi tanggungjawab sosial, seperti polusi udara dan air, praktik ketenagakerjaan yang dianggap tidak adil, dan keikutsertaan korporat dalam transaksi ... detail

 
Posted : 20 Maret 2014 pada 22:57:08 WIB | Dunia Akuntansi | Dibaca : 128 orang | Disukai : 0 orang
MOTIVASI SESEORANG MELAKUKAN "FRAUD"

Beberapa pemikir mencoba memandang masalah ini dari “gambaran besar”-nya dengan mengatakan bahwa kejahatan kerah putih adalah dampak yang tak terhindarkan dari etika kapitalisme yang menjunjung tinggi persaingan. Menurut teori ini, persaingan akan mendorong orang untuk bertindak egois dan ceroboh. Orang akan terus menerus dihadapkan pada tuntutan untuk mendapatkan kekayaan dan kesuksesan sehingga mereka bersedia berbuat apa saja untuk memenangkan eksperimen Darwinisme sosial yang berlaku sekarang. (Darwin berpendapat bahwa sebuah mahluk atau sebuah spesies hanya dapat bertahan hidup jika ia mengembangkan dirinya dengan mengalahkan mahluk lain dan keganasan alam, sehingga Darwinisme sosial dapat diartikan sebagai pandangan bahwa penentuan siapa ... detail

 
Posted : 20 Maret 2014 pada 22:48:25 WIB | Dunia Akuntansi | Dibaca : 96 orang | Disukai : 0 orang
FORENSIC ACCOUNTING DI INDONESIA

Perkembangan Forensic Accounting di Indonesia
Perkembangan akuntansi forensik sedikit terlambat bila dibandingkan dengan akuntansi lainnya, seperti akuntansi keuangan, audit, audit internal, dan sebagainya. Di Amerika, akuntansi forensik sudah ada sejak kasus Al Capone terungkap pada 1931 silam oleh seorang akuntan forensik yang bernama Frank J. Wilson. Akan tetapi, organisasi profesinya (yaitu Association of Certified Fraud Examiners) baru terbentuk pada tahun 1988. Kampusnya, American College of Forensic Examiners juga baru berdiri pada 1992. Di Indonesia, perkembangan akuntansi forensik masih jauh dari harapan, karena dari sekian banyak Kantor Akuntan ... detail

 
Posted : 20 Maret 2014 pada 22:47:16 WIB | Dunia Akuntansi | Dibaca : 99 orang | Disukai : 0 orang
MENGENAL "FRAUD"

Fraud adalah istilah umum, dan mencakup seluruh bermacam-macam alat di mana dapat digunakan manusia, di mana digunakan oleh seorang individual, untuk mendapatkan keuntungan dari langsung dengan representasi salah. tidak ada aturan pasti dan tetap dapat disampaikan sebagai dalil umum untuk mendefinisikan penipuan, seperti memasukkan kejutan, trik, kelicikan, dan cara tidak adil di mana merupakan kecurangan. Fraud merupakan sebuah kegiatan yang terjadi dalam situasi sosial dan membawa dampak yang sangat merugikan baik bagi perekonomian negara, bagi perusahaan maupun bagi individu. Penipuan terjadi ketika orang terdorong untuk bertindak oportunistik. Penyakit semacam ini akan merebak ketika keserakahan orang yang satu dihadapkan pada kesempatan untuk menipu ... detail

 
Posted : 20 Maret 2014 pada 22:29:01 WIB | Dunia Akuntansi | Dibaca : 98 orang | Disukai : 0 orang
PROSEDUR DAN DOKUMENTASI AUDIT (INTERPRETASI SA SEKSI 329 PSA NO. 22)

Pendahuluan
SA Seksi 329 ini memberikan panduan bagi auditor dalam menggunakan prosedur analitik dan mengharuskan penggunaan prosedur analitik dalam tahap perencanaan dan tahap review menyeluruh semua audit (paragraf 01). Di dalam SA Seksi 329 pada paragraf 02 ini menjelaskan segala sesuatu yang berkaitan dengan prosedur analitik, bahwa:

  1. Prosedur analitik merupakan bagian penting dalam proses audit dan terdiri dari evaluasi terhadap informasi keuangan yang dibuat dengan mempelajari hubungan yang masuk akal antara data keuangan yang satu dengan data keuangan lainnya, atau antara data keuangan dengan data ... detail